Minggu, 24 April 2016

5 cara mempertahankan ciri khas dan  karakteristik bisnis 24 April 2016 Muhammad Muhtar Dalam menjalankan sebuah bisnis, kita aka...

Cara mempertahankan ciri khas dan karakter bisnis

 
5 cara mempertahankan ciri khas dan  karakteristik bisnis
24 April 2016 Muhammad Muhtar
Dalam menjalankan sebuah bisnis, kita akan menghadapi berbagai bentuk kendala, tak terkecuali adanya persaingan usaha. Menghadapi hal yang kadang diluar dugaan tsb sudah menjadi tantangan yg akan kita hadapi secara nyata yang, maka dari itu kita harus semakin giat dalam menjalankan bisnis tersebut dan bisa memprediksi moment moment dimana kita harus bertindak.
Setiap bisnis yang ada sampai dengan saat ini tentu memiliki ciri kharakteristik dan khas masing-masing,karena karakteristik dan ciri khas tsb bagaikan seniman yg menandai hasil karyanya, dan untuk mempertahankan suatu karakteristik dan ciri khas tsb memang bukanlah perkara mudah( bagaikan membalikan telapak tangan) dan  bukan berarti kita tak bisa melakukannya. Kali ini, saya akan berbagi pengalaman seputar tips cara mempertahankan karakteristik dan ciri khas bisnis Anda agar tak seragam dengan pelaku bisnis lainnya.
1. Tentukan Identitas ciri khas dan karakteristik 
Sebagai contoh Setiap hari kita melihat mobil merek Mercedes,Honda,dll. tak akan kita sadari kita bangun tidur, sampai dengan tidur lagi. Saya sering melakukan eksperimen kepada teman-teman saya tentang menanyakan merek/Brand dari produk tertentu. Dan 80% ketika menjawab, mereka menjawab merek yang mendominasi dari bisnis tersebut. Begitu pentingnya merek/Brand untuk identitas dan kwalitas bisnis kita. Seperti pelukis yg menandai ciri khas dan karakteristik nya dan tidak perlu memberikan tanda tangan di karyanya.
2. Panggilan keakraban Terhadap Konsumen
Bisnis yang ideal adalah bisnis yang meyapa dengan panggilan tertentu,sopan dan jujur terhadap konsumen atau calon konsumen yang akan membeli atau menggunakan jasa kita. Seperti contoh ketika rekan tim saya menyapa calon konsumen molimoo biggest art, saya memanggil calon konsumen saya dengan panggilan “mas Broo” atau “Lek”, ini akan memberikan kesan akrap, santai dan tidak terlalu kaku terhadap konsumen. Cara tsb kita pun harus Hati-hati dalam pemilihan panggilan, usahakan tidak terkesan menyinggung calon konsumen kita. Kita harus bisa memprediksi calon konsumen kita.
3. Penyajian Produk di SosialMedia
Untuk setiap apa saja yang disajikan di sosial media,kita harus memperhatikan kualitas penyajian dari produk atau tawaran jasa dari bisnis yang kita jalani. Untuk mendapatkan kualitas dalam penyajian, seorang pebisnis harus jujur dan pandai dalam mengetahui calon konsumen yang menggunakan bisnis kita. Pastikan penyajian kita bersifat universal, tidak kaku dan juga tidak menyinggung suatu ras dan agama tertentu.
4. Jaga kwalitas barang Bisnis kita 
Hati-hati, bisnis bukan tentang kita bisa mengikuti peluang bisnis yang sudah berkembang, bisnis sebaiknya yang iconik alias bisa memberi hal baru yang tidak sama dengan yang lainnya. Walaupun pada akhirnya ada saja yang mengikuti atau plagiat bisnis kita, setidaknya konsumen akan tahu mana yang berkualitas, mana founder dan mana follower. Percayalah diri dengan gaya konten dari bisnis yang kita miliki.
5. Tak Hanya Tentang Untung, Gift Sangat Penting
Banyak yang mengira bahwa bisnis hanya tentang untung dan rugi, ya benar, kita juga harus memikirkan untung. Akan lebih beruntung lagi jika kita bisa membuat konsumen menjadi loyal terhadap bisnis kita (untuk jangka panjang), berilah “gift” penjelasan penjelasan di awal kepada konsumen sebelum membeli barang kita. Dalam menjalankan bisnis, saya selalu memberi penjelasan penjelasan awal dengan kejujuran  kepada konsumen saya, dan hubungan saya dengan konsumen sangat erat sampai dengan saat ini.
Tetaplah percaya diri dengan karakteristik dan ciri khas dari bisnis kita, jangan mudah terpancing untuk “menjiplak” gaya bisnis lainnya. Karena, konsumen sekarang sudah sangat pintar membandingkan sesuatu suatu barang, dimana yg kwalitasnya tinggi dan tidaknya.
Semoga sukses dari sebagian tips saya!
Sumber gambar :molimoo biggest art

Ditulis Oleh: Muhammad Muhtar
CEO Molimoo Biggest Art